BENAYA M. SIMEON, S.Pi., M.Si.: ALUMNI FPIK UNDIP, PENELITI PERIKANAN INTERNASIONAL DAN PEMBELA KONSERVASI HIU DAN MASYARAKAT PESISIR

Benaya M. Simeon, S.Pi., M.Si., adalah alumni FPIK Universitas Diponegoro yang telah menorehkan jejaknya sebagai peneliti perikanan dan konservasi internasional terkemuka. Dengan fondasi kuat dari FPIK UNDIP di bidang Ilmu Perikanan (2008-2012) dan gelar Magister di bidang Ilmu dan Manajemen Perikanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) (2013-2016), Benaya kini sedang melanjutkan studinya di tingkat PhD di Charles Darwin University, Australia. Perjalanan kariernya fokus pada isu-isu krusial konservasi hiu, pari, dan perlindungan ekosistem laut, serta pemberdayaan masyarakat pesisir. Pengalamannya sebagai Senior Officer di Shark Conservation untuk Wildlife Conservation Society (WCS) (2017-2022) dan keterlibatannya dalam Species Survival Commission menegaskan posisinya sebagai advokat konservasi maritim di kancah global.

Perjalanan akademis Benaya M. Simeon dimulai di FPIK Universitas Diponegoro, di mana ia menyelesaikan studi Sarjana Perikanan (S.Pi.) di Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Perairan pada tahun 2012. Masa studinya di UNDIP membekalinya dengan pemahaman fundamental mengenai ekosistem perairan, pengelolaan perikanan, dan tantangan konservasi. Berbekal keberhasilan tersebut, ia melanjutkan studi Magister di Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam program Studi Perikanan dan Pengelolaan Perikanan (2013-2016). Di IPB, ia mendalami aspek-aspek manajemen perikanan yang lebih kompleks dan penting untuk mendasari penelitian konservasinya. Saat ini, Benaya sedang menempuh pendidikan doktoralnya sebagai PhD Candidate di Charles Darwin University, Australia, sebuah langkah ambisius yang menunjukkan dedikasinya untuk berkontribusi pada ilmu pengetahuan dan konservasi di tingkatan global.

Karier Benaya M. Simeon mencerminkan komitmen mendalamnya terhadap pelestarian keanekaragaman hayati laut, khususnya spesies hiu dan pari yang terancam punah. Selama enam tahun (2017-2022), ia menjabat sebagai Shark Senior Officer di Wildlife Conservation Society (WCS). Dalam perannya, Benaya memimpin dan berkontribusi pada berbagai inisiatif konservasi penting, termasuk penelitian mengenai distribusi spesies hiu dan pari, strategi perlindungan mereka, serta advokasi kebijakan untuk perlindungan spesies tersebut. Pengalamannya juga mencakup bekerja dekat dengan masyarakat pesisir untuk mengintegrasikan upaya konservasi dengan mata pencaharian lokal. Keterlibatannya saat ini dalam Species Survival Commission menunjukkan pengakuannya sebagai ahli di bidang konservasi spesies. Publikasi ilmiahnya, termasuk rekaman baru tentang spesies Rhynchobatus cooki yang diperluas jangkauannya, menunjukkan kontribusi risetnya yang signifikan dalam pemahaman ekologi dan konservasi spesies laut.

Kisah Benaya M. Simeon adalah contoh nyata bagaimana lulusan FPIK UNDIP dapat meraih kesuksesan dan memberikan dampak global di bidang konservasi. Perpaduan antara keahlian teknis perikanan, pemahaman manajemen perikanan, dan dedikasi pada konservasi membuatnya menjadi figur yang disegani. Ia membuktikan bahwa penelitian ilmiah dapat diterjemahkan menjadi tindakan konservasi yang efektif untuk melindungi laut dan masyarakat yang bergantung padanya.