Perjalanan Ir. Sakina Rosellasari, M.Si., M.Sc., seorang alumni FPIK Universitas Diponegoro, merupakan testimoni luar biasa tentang bagaimana landasan keilmuan di bidang perikanan dapat membuka jalan menuju kepemimpinan di berbagai sektor strategis. Lahir di Yogyakarta dan menamatkan pendidikan Sarjana Perikanan di FPIK UNDIP pada tahun 1991, beliau telah meniti karir yang panjang dan penuh dedikasi dalam melayani masyarakat, khususnya di kancah Provinsi Jawa Tengah. Dari dunia perikanan yang kaya akan dinamika produksi dan pengelolaan sumber daya, beliau bertransformasi menjadi seorang pemimpin berpengaruh di sektor aparatur sipil negara, kini menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah.
Beliau tidak hanya berhenti di jenjang Sarjana, melainkan terus mengasah keilmuan di bidang yang lebih luas. Pada tahun 2001, beliau meraih gelar Magister Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), yang membekalinya dengan pemahaman mendalam tentang aspek ekonomi dalam pengelolaan berbagai sektor. Selanjutnya, pada tahun 2004, beliau memperdalam keahliannya dengan mengambil gelar Magister di bidang Fisheries Management dari Kasetsart University, sebuah institusi ternamaan di Thailand. Kombinasi keahlian di bidang perikanan, ekonomi, dan manajemen publik ini menjadi fondasi kuat bagi kepemimpinannya yang beragam.
Jejak karir Ir. Sakina Rosellasari di sektor publik Provinsi Jawa Tengah sangatlah impresif dan berjenjang. Beliau telah mengemban berbagai posisi strategis yang memperlihatkan penguasaannya terhadap dinamika birokrasi dan pelayanan publik, termasuk sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, sebuah jabatan yang menuntut pemahaman komprehensif tentang hubungan industrial dan kesejahteraan pekerja. Sebelum itu, beliau juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, yang mengembalikan beliau ke akar pendidikannya di FPIK UNDIP. Di dinas tersebut, beliau juga pernah memimpin berbagai bidang penting seperti Kabid Perikanan Tangkap, serta mengelola unit operasional vital seperti Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak dan Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Bojomulyo. Pengalaman ini menunjukkannya penguasaan teknis dan operasional di lapangan, yang kemudian diperkuat dengan pengalamannya sebagai Kasi Sarana Perikanan Tangkap.
Dedikasi dan loyalitasnya dalam melayani publik tidak luput dari pengakuan. Beliau dianugerahi Satyalancana Karya Satya XX pada tahun 2017 sebagai penghargaan atas pengabdiannya selama dua dekade. Pada tahun 2024, beliau kembali menerima apresiasi sebagai Gender Champion, sebuah pengakuan atas kontribusinya dalam memajukan kesetaraan gender. Kini, posisinya sebagai Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Provinsi Jawa Tengah menempatkannya sebagai garda terdepan dalam memfasilitasi investasi dan pelayanan perizinan di salah satu provinsi terpadat di Indonesia, sebuah peran strategis yang menuntut ketajaman analisis, kepemimpinan, dan integritas.