DWI ARIYOGA GAUTAMA, S.Kel., M.Si.: ALUMNI FPIK UNDIP, PEMIMPIN PERLINDUNGAN LAUT DAN SUMBER DAYA KELAUTAN GLOBAL

Dwi Ariyoga Gautama, S.Kel., M.Si., adalah alumni FPIK Universitas Diponegoro yang telah mendedikasikan karirnya untuk pelestarian dan perlindungan sumber daya kelautan dunia. Dengan bekal pendidikan Sarjana Perikanan dari FPIK UNDIP (2002-2007) dan gelar Master dalam Manajemen Sumber Daya Alam dari Institut Pertanian Bogor (IPB) (2020-2024), beliau kini memegang posisi krusial sebagai Senior Advisor for Marine Protection and (menunggu detail lengkap pada bagian ‘and’), sebuah peran yang menempatkannya di garis depan upaya konservasi maritim di tingkat global. Perjalanan kariernya yang inspiratif, mulai dari peran lapangan hingga menjadi penasihat senior, menjadikannya figur penting dalam advokasi dan implementasi kebijakan perlindungan laut.

Perjalanan akademis Dwi Ariyoga Gautama berakar kuat di FPIK Universitas Diponegoro, di mana beliau menyelesikan gelar Sarjana Kelautan (S.Kel) pada periode 2002-2007. Pengalaman studinya di FPIK memberikan pemahaman mendalam mengenai ekosistem laut, pengelolaan perikanan, dan isu-isu terkait yang menjadi landasan kuat bagi perjalanan kariernya yang fokus pada konservasi. Melanjutkan pendidikannya, beliau menempuh gelar Master di bidang Manajemen Sumber Daya Alam dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada rentang waktu 2020-2024, memperdalam keahliannya dalam strategi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berbasis ilmiah, yang sangat relevan untuk peran advokasi dan perlindungan laut yang diembannya.

Karier Dwi Ariyoga Gautama mencerminkan komitmennya yang mendalam terhadap pelestarian laut dan sumber daya kelautannya. Selama 2019-2024, beliau memegang peran penting sebagai Project Manager untuk ATSEA-2, sebuah proyek besar yang berfokus pada pengelolaan laut di wilayah Laut Arafura-Timor. Sebelum itu, beliau mengasah keahliannya di WWF Indonesia selama bertahun-tahun, di mana beliau menjabat sebagai Bycatch and Shark Conservation Coordinator (2013-2019). Pengalamannya di WWF juga mencakup peran sebagai Fisheries Officer (2009-2013), yang membawanya terlibat langsung dalam berbagai inisiatif konservasi perikanan. Beliau juga memiliki pengalaman di tingkat lapangan sebagai Field Officer for Adaptation on Climate Change di Yayasan Pelangi Indonesia (2008-2009) dan sebagai Social and Environment Officer (CSR) di PT. SCI (2007-2008), yang memberinya pemahaman komprehensif tentang dampak sosial dan lingkungan dari berbagai aktivitas.

Prestasi Dwi Ariyoga Gautama mencerminkan kepemimpinan dan dedikasinya yang luar biasa. Beliau terpilih dalam Blue Pioneers Accelerator Program 2024, sebuah program bergengsi yang mengakui pemimpin inovatif dalam manajemen laut. Sebelumnya, beliau juga diakui sebagai Inspiring Leader 2013-2018 oleh WWF-Indonesia, sebuah penghargaan yang menegaskan pengaruh positif dan kepemimpinannya dalam organisasi tersebut. Posisi terbarunya sebagai Senior Advisor for Marine Protection and (menunggu detail lengkap) menempatkannya pada posisi strategis untuk mempengaruhi kebijakan dan praktik perlindungan laut di skala yang lebih luas.